Selasa, 09 Agustus 2016

Anda Ingin Jadi Dewa? Belajarlah Bahasa Mandarin!

Anda Ingin Jadi Dewa? Belajarlah Bahasa Mandarin! Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Oleh: Grace Suryani

“Belajar bahasa mandarin?? Ogah ah. Itu mah susah banget. Bahasa Dewa itu mah.” Demikian biasanya keluh dan curhatan banyak orang.

Banyak orang yang frustrasi dengan pelafalan, nada maupun hanzi (aksara china) yang njelimet¸ sehingga mereka mengatakan bahasa Mandarin = bahasa dewa.

Tanggapan saya biasanya adalah, “Well, kalau bahasa Mandarin adalah bahasa dewa dan kamu bisa bahasa mandarin sedikit, berarti kamu dewa.”

Maksud saya, jadilah positif! Jangan karena merasa itu bahasa ‘dewa’, lalu jadi malas belajar. Justru berpikirlah, kalau itu bahasa ‘dewa’ dan saya bisa berarti saya ‘dewa’. Hehehe. Semua bahasa itu punya tantangannya. Itu sulit, tapi tidak mustahil untuk ditaklukkan.

Halangan lain yang menghambat adalah kekurang mengertian masyarakat akan pentingnya bahasa Mandarin. Coba kita lihat percakapan di bawah ini …

*** “Menurut kalian penting ngga sih belajar bahasa Mandarin?” “Ohh … Penting sekali, laoshi.”

“Kenapa penting?” “Yah karena bangsa China sekarang maju. Pokoknya penting dah.”

Rasanya pertanyaan di atas adalah sebuah pertanyaan retorika yang tidak perlu dijawab. Pentingkah belajar bahasa Mandarin? Semua orang pasti menjawab bahasa Mandarin penting. Namun seperti cuplikan percakapan di atas, sekalipun banyak orang setuju bahwa belajar bahasa Mandarin itu penting, banyak yang masih belum
... baca selengkapnya di Anda Ingin Jadi Dewa? Belajarlah Bahasa Mandarin! Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Kamis, 04 Agustus 2016

SENSITIF TERHADAP PERUBAHAN DAN MANAJEMEN PERUBAHAN

SENSITIF TERHADAP PERUBAHAN DAN MANAJEMEN PERUBAHAN Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

02 November 2006 – 06:50   (Diposting oleh: Editor)

“Change in all things is sweet. – Berubah dalam segala hal sangatlah manis.” ~ Aristotle (384-322 BC) – Filsuf Yunani

Sebelum saya mengupas topik ini, terlebih dulu saya ingin menceritakan tentang seekor katak yang terjatuh kedalam sebuah panci besar berisi air yang sedang dipanaskan. Semula air tak terasa panas dan ia sangat menikmati. Tetapi tanpa ia sadari lama kelamaan air itu semakin panas. Lalu katak itupun mati dalam air mendidih. Lain cerita jika katak itu langsung dilempar kedalam air panas. Mungkin ia akan segera melompat keluar.

Kisah tersebut menggambarkan betapa penting bersikap sensitif terhadap perubahan. “Become a student of change. It is the only thing that will remain constant. – Menjadi pelajar perubahan merupakan satu hal yang abadi,” kata Anthony J. D’Angelo, penulis The College Blue Book. Bila kita sudah berhasil mencapai target, bukan berarti kita bisa tidur lagi tetapi kita harus terus belajar supaya lebih peka dan selalu siap berubah.

Contoh dalam realitas dunia bisnis, dulu Motorola merajai pasar handphone di dunia. Tetapi posisi Motorola terus merosot karena tidak peka terhadap perubahan permintaan pasar. Berbeda dengan Nokia dan Ericson yang
... baca selengkapnya di SENSITIF TERHADAP PERUBAHAN DAN MANAJEMEN PERUBAHAN Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Kamis, 28 Juli 2016

Kaver

Kaver Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Jangan menilai isi sebuah buku dari kavernya saja. Begitu nasihat orang-orang yang melek buku. Sebab kaver sebuah buku bisa menipu. Ini setara dengan pesan kaum bijak, jangan menilai orang dari penampilan fisiknya semata. Penampilan fisik sering digunakan untuk menipu.

Nasihat itu sendiri lahir dari kenyataan bahwa kaver sebuah buku sangat besar pengaruhnya bagi peminat. Sama besar pengaruhnya dengan penampilan seseorang. Entah kita cenderung suka atau tidak suka, perasaan awal bisa muncul seketika, saat melihat penampilan seseorang atau kala melihat kaver buku. Respons itu spontan dan terkait dengan program bawah sadar, yang memiliki semacam program dasar mengenai apa yang kita sukai atau tidak sukai berdasarkan arsip mental masa silam.

Menjadi jelas bahwa kaver buku merupakan sesuatu yang sangat penting. Kaver buku bisa mengundang atau “mengusir” seseorang yang melihatnya. Ia bisa membuat buku diambil dari rak toko buku, atau dicuekin begitu saja alias tak dianggap ada.

Jujur saja, pada masa-masa awal menulis buku, saya tidak cerewet dalam soal kaver. Apa yang ditawarkan penerbit, saya terima dengan senang hati. Namun, setelah belasan dan puluhan buku
... baca selengkapnya di Kaver Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Minggu, 17 Juli 2016

The Symptom is The Solution

The Symptom is The Solution Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Judul artikel ini terinspirasi dari pernyataan Milton Erickson (1986), “The symptom is a solution.” Judul di atas sedikit berbeda karena saya mengubah “a” dengan “the” sebagai penekanan bahwa solusi dari satu masalah pasti dapat dicapai melalui simtom yang dialami klien.

Apakah yang dimaksud dengan”the symptom is the solution”?

Adanya suatu masalah disadari dan diketahui karena adanya simtom yang bisa dirasakan, baik pada level fisik maupun pikiran dan atau emosi. Dengan kata lain simtom ini berguna sebagai pemberitahuan resmi kepada diri kita akan adanya masalah yang perlu mendapat perhatian dan diselesaikan.

Simtom yang tidak terlalu mengganggu biasanya kurang mendapat perhatian. Biasanya bila intensitas gangguan yang ditimbulkan simtom telah cukup atau sangat mengganggu aktivitas sehari-hari barulah kita akan memberikan perhatian dan berusaha untuk bisa segera menghilangkan simtom ini.

Simtom ibarat asap. Tidak mungkin ada asap tanpa ada api. Dengan adanya asap kita dapat mencari dan menemukan api yang menjadi sumber munculnya asap. Selama api belum dipadamkan maka asap akan selalu muncul. Demikian pula simtom.

Ada dua pendekatan yang biasa digunakan dalam menyelesaikan masalah yaitu pendekatan simtomatik dan kausal. Pendekatan simtomatik bertujuan mengurangi atau menghilangkan simtom tanpa perlu men
... baca selengkapnya di The Symptom is The Solution Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Selasa, 05 Juli 2016

Uang Untuk Operasi Istriku

Uang Untuk Operasi Istriku Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

“Maaf mas, Tapi saat ini saya masih belum bisa bantu, Bukanya saya tak memiliki uang, tapi uang yang saya punya juga sedang saya butuhkan untuk biaya sekolah anak saya mas, belum lagi saya juga harus membayar cicilan mobil.” Jawab Agus
“Tolonglah aku gus!, Pinjamilah aku uang aku bersumpah akan mengebalikannya padamu.” pinta Gunawan pada temanya itu.
“Tapi maaf mas, Keluarga saya juga sedang butuh uang” ucap Agus pada Gunawan.
“Ya sudahlah gus, kalau begitu aku pamit pulang dulu”. ucap Gunawan sambil bersiap untuk berdiri untuk meninggalkan rumah Agus.

Gunawan pun akhirnya kembali pulang ke rumahnya sembari diliputi rasa resah, pikiranya saat ini hanya tertuju pada istrinya yang sedang terbaring kritis di rumah sakit dan saat ini sedang membutuhkan uang untuk biaya operasi tumor ganas yang istrinya derita, hatinya bingung, seluruh hartanya sudah habis ia jual untuk membiayai penggobatan istrinya, kini hanya tinggal rumahnya saja yang belum ia jual. Kalau tak salah rumah Agus adalah rumah yang ke 13 yang sudah Gunawan singahi untuk mencari pinjaman uang, tapi sayang dari ke 13 rumah itu tak sepeser rupiah pun yang berhasil pinjam, tapi kemudian Gunawan tiba-tiba teringat pada seorang sahabatnya sewaktu duduk di bangku SMA dulu yang kini kabarnya sahabatnya dulu itu telah menjadi anggota dewan, Ia pun akhirnya memutuskan untuk mencoba memimta pertolongan dari sahabat lamany
... baca selengkapnya di Uang Untuk Operasi Istriku Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Sabtu, 02 Juli 2016

Wiro Sableng #20 : Hidung Belang Berkipas Sakti

Wiro Sableng #20 : Hidung Belang Berkipas Sakti Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1WIRO SABLENG

Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212

Karya: Bastian Tito

Matahari bersinar terik membakar jagat. Pemuda berpakaian sederhana itu melangkah menyusuri jalan berdebu. Di hadapan sebuah pintu gerbang yang dikawal oleh dua orang prajurit bersenjatakan tombak dia berhenti. Sesaat dengan sepasang matanya yang disipitkan diperhatikannya bangunan pintu gerbang yang kokoh itu. Lalu dia berpaling pada salah seorang pengawal yang berdiri di situ.

"Apakah ini gedung kediaman Adipati Kebo Panaran?" bertanya si pemuda.

Pengawal yang ditanya tidak segera menjawab. Dia memandang penuh curiga, meneliti pemuda itu dari kepala sampai ke kaki. Segera dia tahu kalau Si pemuda adalah seorang desa yang baru saja turun ke kota.

Dengan sikap meremehkan pengawal itu menjawab.

"Betul. Kau ada keperluan apa orang desa?!"

"Aku ingin bertemu Adipati," jawab si pemuda.

"Ingin bertemu dengan Adipati Kebo Panaran? Heh...." Pengawal yang satu ini berpaling pada kawannya. Lalu tertawa bergelak. "Sobat," katanya pada kawannya. "Kau dengar ucapan pemuda ini?"

Prajurit yang satu ikut-ikutan tertawa dan berkata. "Sebelum kami muak melihatmu, sebaiknya lekas pergi dari sini!"

"Tapi... aku ingin bertemu Adipati," sahut Si pemuda pula.

"Heh, me
... baca selengkapnya di Wiro Sableng #20 : Hidung Belang Berkipas Sakti Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Gang Setan

Gang Setan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Semua terdengar memiliki irama ditelingaku. Setiap lantunan detik dari waktu yang terus berjalan ada bisikan dari pasir dijalanan yang tak disadari adanya. Arakan awan membawa lukisan sederhana dari biru dan putih terlewatkan oleh insan yang tengah beradu dengan sengat matahari.

Seperti hari biasanya dia sudah berdiri di pinggir trotoar menunggu si merah datang. Wajahnya kian kusam akibat terpaan panas jalanan dan asap kendaaraan yang sudah akrab dengan hidupnya. Topi coklat usang yang di dapat dari seorang pengendara sepeda motor dua tahun lalu di kemacetan lampu merah masih setia melindungi kepalanya.

“Kapan kau akan sadar?” seorang lelaki dengan tinggi seperti seorang polisi dan tusuk gigi yang tengah menari dimulutnya menghapuskan lamunannya ditepi jalan. Seorang yang memberinya segelas air segar sekaligus orang yang membuatnya tak ingin minum lagi. Setiap sore ia akan datang mencarinya dan memberinya sebungkus nasi berisi lauk tempe sambal atau bahkan ayam goreng. Mereka boleh saja sama-sama mengamen dilampu merah bermodalkan gitar dan suara yang biasa saja. Tetapi lelaki itu bisa mendapatkan sepuluh kali lipat dari hasil ia mengamen selama enam sehari.

“Aku sudah sadar sejak awal, kau yang kapan akan sadar dan.. sudahlah” ia pergi mendapatkan mobil mewah putih yang berada dibarisan depan lampu merah.


... baca selengkapnya di Gang Setan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu